Sabtu, 18 Januari 2014
Enjoy Your Life!: SOAL UN FISIKA LENGKAP DENGAN MAGIC SOLUTION
Enjoy Your Life!: SOAL UN FISIKA LENGKAP DENGAN MAGIC SOLUTION: Salam sukses buat adik-adik terutama yang sebentar lagi mau menghadapi Ujian Nasional. Hari ini kakak ingin berbagi trik cepat dalam menyel...
SOAL UN FISIKA LENGKAP DENGAN MAGIC SOLUTION
Salam sukses buat adik-adik terutama yang sebentar lagi mau menghadapi Ujian Nasional.
Hari ini kakak ingin berbagi trik cepat dalam menyelesaikan soal UN untuk materi momentum bagi kelas IIX IPA dan listrik statis untuk kelas IX. Yang paling penting mari kita selalu tersenyum setiap bertemu dengan soal fisikakarena pada dasarnya fisika itu mudah untuk kita selesaikan. Mau bukti??? Ayo perhatikan soal berikut:
UN kelas IIX IPA materi momentum
Dua buah benda A dan B bermassa sama dan bergerak saling mendekati dengan kecepatan benda A dan benda B masing-masing sebesar 4 m/s dan -2 m/s. Apabila terjadi tumbukan secara lenting sempurna, tentukanlah besar kecepatan benda A dan B setelah bertumbukan!
A. 1 m/s dan -2 m/s
B. 2 m/s dan -4 m/s
C. -2 m/s dan 4 m/s
D. -2 m/s dan 1 m/s
E. 1 m/s dan -3 m/s
Magic solution
Karena kedua benda bermassa sama dan bertumbukan secara lenting sempurna maka besar kecepatan dari kedua benda akan saling bertukar. Jadi kecepatan benda A menjadi -2 m/s dan benda B menjadi 4 m/s... gampangkan!!!!
UN kelas IX materi listrik statis
Dua buah muatan berjarak 9 cm menghasilkan gaya coloumb sebesar F. Jika jarak antara kedua muatan dijadikan 4,5 cm maka besar gaya coloumb yang dihasilkan adalah...
A. 0,5 F
B. 2 F
C. 2.5 F
D. 4 F
Magic solution
cara 1
Ingat bahwa gaya berbanding terbalik dengan jarak berpangkat dua. Jika jarak menjadi setengah kali, maka gaya menjadi 4 kali. D
cara 2
Secara matematis :
F2 = (r1/r2) pangkat 2 x F1
= (9/4,5) pangkat x F
F2 = 4 F
Tantangan : "coba adik-adik buktikan dengan cara yang biasa kalian dapatkan di sekolah" hhe.. pasti butuh satu halaman kertas, itupun klo dapat... wkwkwkwk
Hari ini kakak ingin berbagi trik cepat dalam menyelesaikan soal UN untuk materi momentum bagi kelas IIX IPA dan listrik statis untuk kelas IX. Yang paling penting mari kita selalu tersenyum setiap bertemu dengan soal fisikakarena pada dasarnya fisika itu mudah untuk kita selesaikan. Mau bukti??? Ayo perhatikan soal berikut:
UN kelas IIX IPA materi momentum
Dua buah benda A dan B bermassa sama dan bergerak saling mendekati dengan kecepatan benda A dan benda B masing-masing sebesar 4 m/s dan -2 m/s. Apabila terjadi tumbukan secara lenting sempurna, tentukanlah besar kecepatan benda A dan B setelah bertumbukan!
A. 1 m/s dan -2 m/s
B. 2 m/s dan -4 m/s
C. -2 m/s dan 4 m/s
D. -2 m/s dan 1 m/s
E. 1 m/s dan -3 m/s
Magic solution
Karena kedua benda bermassa sama dan bertumbukan secara lenting sempurna maka besar kecepatan dari kedua benda akan saling bertukar. Jadi kecepatan benda A menjadi -2 m/s dan benda B menjadi 4 m/s... gampangkan!!!!
UN kelas IX materi listrik statis
Dua buah muatan berjarak 9 cm menghasilkan gaya coloumb sebesar F. Jika jarak antara kedua muatan dijadikan 4,5 cm maka besar gaya coloumb yang dihasilkan adalah...
A. 0,5 F
B. 2 F
C. 2.5 F
D. 4 F
Magic solution
cara 1
Ingat bahwa gaya berbanding terbalik dengan jarak berpangkat dua. Jika jarak menjadi setengah kali, maka gaya menjadi 4 kali. D
cara 2
Secara matematis :
F2 = (r1/r2) pangkat 2 x F1
= (9/4,5) pangkat x F
F2 = 4 F
Tantangan : "coba adik-adik buktikan dengan cara yang biasa kalian dapatkan di sekolah" hhe.. pasti butuh satu halaman kertas, itupun klo dapat... wkwkwkwk
Kamis, 16 Januari 2014
Kedermawanan Abdullah bin Mubarak
Bismillah, di pagi hari yang penuh keberkahan ini saya ingin berbagi kisah tentang kedermawanan Abdullah bin Mubarak. Bacalah dengan hati, semoga Allah menjadikan ini ilmu yang bermanfaat bagi kita semua dan menambah keimanan kita. Aamiin
Dari Muhammad bin Isa, ia bercerita: Abdullah bin Mubarak biasa pulang-pergi ke Tharsus. Beliau biasa singgah di penginapan di daerah Khan. Ada seorang pemuda yang bolak-balik mengurus dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan beliau, serta mendengarkan hadits dari beliau. Pada suatu hari, Abdullah kembali mendatangi penginapan itu, tetapi ia tidak melihat sang pemuda. Karena tergesa-gesa, maka beliau bergegas ikut berperang bersama kaum muslimin. Usai berperang, beliau kembali ke penginapan sembari menanyakan pemuda itu. Orang-orang menjawab, "Ia ditahan karena memiliki tanggungan hutang yang belum dibayar."
Beliau kembali bertanya, "Berapa jumlah hutangnya?"
Mereka menjawab, "Sepuluh ribu dirham."
Beliau terus menyelidik hingga tahu siapa pemilik piutang itu. Maka beliau pun memanggilnya pada malam hari dan menimbangkan sepuluh ribu dirham untuknya. Tetapi, beliau meminta janji kepada lelaki itu untuk tidak memberitahukan kepada seorang pun selama beliau masih hidup. Beliau juga berpesan, "Jika sudah masuk waktu pagi, keluarkan pemuda itu dari tahanan."
Abdullah segera pergi, dan pemuda itu pun dibebaskan dari tahanan. Orang-orang pun berkata, "Kemari Abdullah bin Mubarak di sini, dan menanyakan kabarmu, tetapi sekarang dia sudah pergi."
Pemuda itu pun pergi menyusuri jejak beliau, hingga ia berhasil menyusulnya setelah menempuh dua atau tiga marhalah (1 Marhalah = 12 mil) dari penginapan. Beliau bertanya, "Wahai pemuda dari mana saja kamu? Aku tidak melihatmu di Khan."
Pemuda itu menjawab, " Betul wahai Abu Abdurrahman, aku ditahan karena hutang."
Beliau bertanya lagi, "Bagaimana ceritanya kamu bisa bebas?"
Pemuda itu menjawab, "Ada seorang lelaki yangdatang melunasi hutangku. Tetapi, hingga dibebaskan sekalipun, aku tidak tahu siapa dia."
Beliau berkata, "Wahai pemuda, pujilah Allah yang telah memberikan taufik kepadamu sehingga hutangmu terlunasi."
Si pemilik piutang tidak pernah menceritakan hal ini kepada siapa pun hingga Abdullah meninggal dunia.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dari Abu Ja'far Al-Haddza', aku mendengar Ibnu Uyainah mengatakan, "Apabila batin seseorang sesuai dengan lahirnya, maka itu adalah keadilan. Apabila batinnya lebih baik daripada lahirnya, maka itu adalah keutamaan. Dan apabila lahirnya lebih baik daripada batinnya, maka itu adalah keculasan."
Dari Abdullah bin Mubarak, Hamdan bi Ahmad pernah ditanya, "Mengapa perkataan para salaf lebih bermanfaat daripada ucapan kita?" Lalu ia menjawab, "Karena mereka berbicara untuk kemuliaan islam, keselamatan jiwa, dan ridha Ar-Rahman, sementara kita berbicara untuk kemuliaan jiwa, mencari dunia, dan ridha manusia."
(Sumber: dari buku Kita dan Akhlak Salaf PotretKeseharian Generasi Teladan)
Dari Muhammad bin Isa, ia bercerita: Abdullah bin Mubarak biasa pulang-pergi ke Tharsus. Beliau biasa singgah di penginapan di daerah Khan. Ada seorang pemuda yang bolak-balik mengurus dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan beliau, serta mendengarkan hadits dari beliau. Pada suatu hari, Abdullah kembali mendatangi penginapan itu, tetapi ia tidak melihat sang pemuda. Karena tergesa-gesa, maka beliau bergegas ikut berperang bersama kaum muslimin. Usai berperang, beliau kembali ke penginapan sembari menanyakan pemuda itu. Orang-orang menjawab, "Ia ditahan karena memiliki tanggungan hutang yang belum dibayar."
Beliau kembali bertanya, "Berapa jumlah hutangnya?"
Mereka menjawab, "Sepuluh ribu dirham."
Beliau terus menyelidik hingga tahu siapa pemilik piutang itu. Maka beliau pun memanggilnya pada malam hari dan menimbangkan sepuluh ribu dirham untuknya. Tetapi, beliau meminta janji kepada lelaki itu untuk tidak memberitahukan kepada seorang pun selama beliau masih hidup. Beliau juga berpesan, "Jika sudah masuk waktu pagi, keluarkan pemuda itu dari tahanan."
Abdullah segera pergi, dan pemuda itu pun dibebaskan dari tahanan. Orang-orang pun berkata, "Kemari Abdullah bin Mubarak di sini, dan menanyakan kabarmu, tetapi sekarang dia sudah pergi."
Pemuda itu pun pergi menyusuri jejak beliau, hingga ia berhasil menyusulnya setelah menempuh dua atau tiga marhalah (1 Marhalah = 12 mil) dari penginapan. Beliau bertanya, "Wahai pemuda dari mana saja kamu? Aku tidak melihatmu di Khan."
Pemuda itu menjawab, " Betul wahai Abu Abdurrahman, aku ditahan karena hutang."
Beliau bertanya lagi, "Bagaimana ceritanya kamu bisa bebas?"
Pemuda itu menjawab, "Ada seorang lelaki yangdatang melunasi hutangku. Tetapi, hingga dibebaskan sekalipun, aku tidak tahu siapa dia."
Beliau berkata, "Wahai pemuda, pujilah Allah yang telah memberikan taufik kepadamu sehingga hutangmu terlunasi."
Si pemilik piutang tidak pernah menceritakan hal ini kepada siapa pun hingga Abdullah meninggal dunia.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dari Abu Ja'far Al-Haddza', aku mendengar Ibnu Uyainah mengatakan, "Apabila batin seseorang sesuai dengan lahirnya, maka itu adalah keadilan. Apabila batinnya lebih baik daripada lahirnya, maka itu adalah keutamaan. Dan apabila lahirnya lebih baik daripada batinnya, maka itu adalah keculasan."
Dari Abdullah bin Mubarak, Hamdan bi Ahmad pernah ditanya, "Mengapa perkataan para salaf lebih bermanfaat daripada ucapan kita?" Lalu ia menjawab, "Karena mereka berbicara untuk kemuliaan islam, keselamatan jiwa, dan ridha Ar-Rahman, sementara kita berbicara untuk kemuliaan jiwa, mencari dunia, dan ridha manusia."
(Sumber: dari buku Kita dan Akhlak Salaf PotretKeseharian Generasi Teladan)
Rabu, 15 Januari 2014
Tangga menuju sukses
Alhamdulillah, segala puji hanyalah milik Allah, salawat serta salam semoga senantisa tercurah kepada Nabiullah Muhammad SAW, atas keluarga dan para sahabatnya.
Semoga ini bermanfaat dan semoga Allah senantiasa menjaga diri kita dari sifat ria.
Tangga Menuju Sukses
1.Cita-cita yang tinggi
2. Optimis adalah kunci sukses
3. sedikit santai dan Lapang dada membantu tercapainya tujuan penting
4. Jauhilah hayalan... Lihatlah realita
5. Disiplin dalam kerja dan menyusun planing yang tepat
6. Serius memanfaatkan waktu dengan baik
(dikutip dari buku Tangga Menuju Sukses, penulis: Muhammad bin Sarraar Al-Yaamii)
Semoga ini bermanfaat dan semoga Allah senantiasa menjaga diri kita dari sifat ria.
Tangga Menuju Sukses
1.Cita-cita yang tinggi
2. Optimis adalah kunci sukses
3. sedikit santai dan Lapang dada membantu tercapainya tujuan penting
4. Jauhilah hayalan... Lihatlah realita
5. Disiplin dalam kerja dan menyusun planing yang tepat
6. Serius memanfaatkan waktu dengan baik
(dikutip dari buku Tangga Menuju Sukses, penulis: Muhammad bin Sarraar Al-Yaamii)
Langganan:
Komentar (Atom)